Selasa, 18 Oktober 2016

Pantun

A. PENGERTIAN PANTUN 
Pantun merupakan puisi melayu lama asli indonesia yang terdiri dari sampiran dan isi dengan rima a-b-a-b. Kata “Pantun” berasal dari bahasa jawa kuno yaitu tuntun, yang berarti mengatur atau menyusun. Pantun adalah sebuah karya yang tidak hanya memiliki rima dan irama yang indah, namun juga mempunyai makna yang penting. Pantun awalnya merupakan karya sastra indonesia lama yang diungkapkan secara lisan, namun seiring berkembangnya zaman sekarang pantun mulai diungkapkan tertulis. 
Pantun merupakan karya yang dapat menghibur sekaligus mendidik dan menegur. Pantun merupakan ungkapan perasaan dan pikiran, karena ungkapan tersebut disusun dengan kata-kata hingga sedemikian rupa sehingga sangat menarik untuk didengar atau dibaca. Pantun menunjukkan bahwa indonesia memiliki ciri khas tersendiri untuk mendidik dan menyampaikan hal yang bermanfaat.

B. CIRI –CIRI PANTUN
  • Pantun Memiliki Bait, setiap bait pantun disusun oleh baris – baris. Satu bait terdiri dari 4  baris.
  • Setiap baris terdiri dari 8-12 suku kata.
  • Setiap baris terdiri dari 4 – 6 kata.  
  • Setiap bait pantun terdiri atas sampiran dan isi. Baris pertama dan kedua merupakan sampiran, baris ketiga dan keempat merupakan isi. (Walaupun sampiran tidak berhubungan langsung dengan isi, namun lebih baik apabila kata – kata pada sampiran merupakan cerminan dari isi yang hendak disampaikan)
  • Pantun Bersajak a-b-a-b atau a-a-a-a (tidak boleh a-a-b-b atau sajak lain)

C. MACAM – MACAM PANTUN
1. Berdasarkan Siklus Kehidupan (usia)  : 
  • Pantun Anak – Anak, yaitu pantun yang berhubungan dengan kehidupan pada masa kanak – kanak. Pantun ini dapat menggambarkan makna suka cita maupun duka cita.
  • Pantun Orang Muda, yaitu pantun yang berhubungan dengan kehidupan pada masa muda. Pantun ini biasanya bermakna tentang perkenalan, Hubungan Asmara dan rumah tangga, Perasaan (kasih sayang, iba, iri, dll), dan nasib.
  • Pantun Orang tua, yaitu pantun yang berhubungan dengan Orang Tua. Biasanya tentang Adat Budaya, Agama, Nasihat, dll.
2. Berdasarkan Isinya :
  • Pantun Jenaka, yaitu pantun yang berisikan tentang hal – hal lucu dan menarik.
  • Pantun Nasihat, yaitu pantun yang berisikan tentang nasihat, bertujuan untuk mendidik, dengan memberikan nasihat tentang moral, budi perkerti, dll.
  • Pantun Teka – Teki , yaitu pantu yang berisikan teka teki, dan biasanya pendengar atau pembaca diberi kesempatan untuk menerka teka – teki pantun tersebut.
  • Pantun Kiasan, Pantun yang berisikan tentang kiasan yang biasanya untuk menyampaikan suatu hal secara tersirat.
C. Contoh Pantun

jalan-jalan ke Malaka
Jangan lupa membeli Nasi
jangan mengaku anak Statistika
jika masih kewalahan Asistensi


4 komentar:

  1. Halo dewi..


    Buah mangga buah jeruk
    Makannya dicampur kelapa
    Jika kau lagi terpuruk
    Ingatlah selalu kepada saya ��

    BalasHapus
  2. Dari mana datangnya linta
    Dari sawah turun ke kali
    Dari mana datangnya cinta
    Dari hati mata turun ke Hati

    BalasHapus
  3. Dari mana datangnya linta
    Dari sawah turun ke kali
    Dari mana datangnya cinta
    Dari hati mata turun ke Hati

    BalasHapus